Lampungjaya.news, Way Kanan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Way Kanan terus memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan yang digelar di SMAN 2 Negeri Besar, Rabu (03/06/2026).
Kegiatan ini menyasar segmen pemilih pemula sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik siswa terhadap pentingnya partisipasi dalam setiap proses demokrasi.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Way Kanan Hairul Pasya, Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklih Parmas dan SDM) Ibnu Muslim, Kasubbag Parmas dan SDM Junaidi, jajaran staf KPU Way Kanan, serta sekitar 60 siswa-siswi SMAN 2 Negeri Besar.
Acara dibuka oleh pihak sekolah yang diwakili Wakil Kepala SMAN 2 Negeri Besar mewakili Kepala Sekolah Nuryani Sinaga, S.Pd. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada KPU Way Kanan atas dipilihnya SMAN 2 Negeri Besar sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi pendidikan pemilih.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan wawasan kepada para siswa mengenai demokrasi dan peran generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa,” ujarnya.
Ketua KPU Way Kanan, Hairul Pasya, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemilih pemula memiliki posisi strategis dalam menentukan arah demokrasi Indonesia di masa mendatang. Menurutnya, pendidikan politik sejak dini menjadi langkah penting untuk membentuk generasi yang sadar hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
“Pemilih pemula adalah bagian penting dari masa depan demokrasi. Karena itu, generasi muda harus mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” kata Hairul Pasya.
Ia juga mengajak para siswa untuk aktif mencari informasi kepemiluan dari sumber terpercaya serta menggunakan hak pilih secara rasional dan bijaksana ketika telah memenuhi syarat sebagai pemilih.
Kegiatan sosialisasi dipandu oleh Kasubbag Parmas dan SDM, Junaidi. Pada sesi materi, Hairul Pasya memaparkan tentang pengertian demokrasi dan pentingnya peran pemilih pemula dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas. Ia menekankan bahwa partisipasi aktif generasi muda sangat menentukan kualitas demokrasi di Indonesia.
Sementara itu, Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM, Ibnu Muslim, menyampaikan materi mengenai pentingnya penggunaan hak pilih dalam menentukan masa depan bangsa serta menjelaskan syarat-syarat menjadi pemilih sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab dengan narasumber. Berbagai pertanyaan terkait kepemiluan, hak pilih, hingga peran generasi muda dalam demokrasi disampaikan oleh peserta.
Sebagai bentuk apresiasi, KPU Kabupaten Way Kanan juga memberikan doorprize kepada siswa-siswi yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Way Kanan berharap pendidikan pemilih dapat terus ditanamkan sejak dini sehingga mampu meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi generasi muda dalam setiap pelaksanaan pemilu maupun pemilihan kepala daerah di masa mendatang. (smsi_LJ)
