Lampungjaya.news | Krui – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Pesisir Barat terus mendorong penguatan kehidupan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi di tengah masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengajian rutin bulanan yang digelar di Masjid Al-Mustaqim, Pekon Way Sindi Utara, Kecamatan Karyapenggawa, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua II BKMT Kabupaten Pesisir Barat Elizawati, Camat Karyapenggawa Iskandar Haris, S.T., Sekcam Karyapenggawa Nurlili, A.Md.Kep., Peratin Way Sindi Utara Rozi Periwanson, jajaran pengurus BKMT Kabupaten, Kecamatan dan Pekon, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Pengajian rutin tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga ruang memperkuat hubungan antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat. Melalui pertemuan tersebut, BKMT mendorong agar nilai-nilai keagamaan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat.
Dalam sambutan Ketua BKMT Kabupaten Pesisir Barat yang disampaikan Wakil Ketua II Elizawati, kegiatan pengajian rutin dinilai memiliki peran strategis sebagai sarana penyegaran rohani sekaligus memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.
Menurutnya, konsistensi menggelar pengajian merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai agama dan budaya lokal yang berlandaskan moral.
“Pengajian rutin ini bukan sekadar agenda berkumpul, melainkan wadah untuk saling menguatkan, menimba ilmu, dan memperkokoh benteng moral keluarga di tengah tantangan zaman yang kian kompleks,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus menjaga semangat kebersamaan dan keimanan masyarakat. Dengan begitu, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga berjalan seiring dengan pembentukan masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan salawat bersama. Suasana religius semakin terasa ketika kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus Remaja Islam Masjid (RISMA) Kecamatan Karyapenggawa.
Pengukuhan tersebut diharapkan dapat mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan keagamaan sekaligus menjadi ruang pembinaan karakter dan kepedulian sosial.
Dalam kesempatan itu, para jamaah juga bersama-sama memanjatkan doa untuk kemajuan, kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, santunan tersebut menjadi pesan bahwa kegiatan keagamaan juga perlu diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui pengajian rutin yang dilaksanakan secara berkelanjutan, BKMT Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen menjaga ukhuwah, memperkuat kehidupan keagamaan dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama membangun masyarakat Pesisir Barat yang religius, harmonis, berakhlak mulia serta memiliki kepedulian yang kuat terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. (Ipung)
