Lampungjaya.news | Kotabumi – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memberikan apresiasi kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ibnu Rusyd Kotabumi atas inisiatif menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai wadah bertukar gagasan dalam merumuskan pembangunan daerah berbasis peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, saat membuka sekaligus menjadi keynote speaker pada diskusi bertema “Optimalisasi Pendidikan sebagai Katalis Transformasi SDM dan Tata Kelola Pembangunan di Lampung Utara Menuju Bonus Demografi 2035”, yang berlangsung di Gedung Korpri Kotabumi, Kamis (16/7/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Hamartoni menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan pembangunan yang akan dihadapi Indonesia, khususnya Lampung Utara, dalam menyongsong bonus demografi.
“Saya memandang bahwa tema ini sangat relevan dengan tantangan pembangunan. Kita tahu bahwa bonus demografi merupakan peluang emas yang tidak datang dua kali,” ujar Hamartoni.
Menurutnya, pada periode bonus demografi, Indonesia akan memiliki jumlah penduduk usia produktif yang jauh lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Kondisi tersebut, kata dia, hanya akan menjadi keuntungan apabila dipersiapkan dengan baik melalui pembangunan SDM yang unggul dan berdaya saing.
Bupati menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan harus menjadi prioritas utama untuk mencetak generasi yang sehat, berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki integritas yang kuat.
“Bonus demografi tidak akan memberikan manfaat apabila kita gagal menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, pendidikan harus menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang mampu bersaing sekaligus menjadi penggerak pembangunan daerah,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif kalangan akademisi dan mahasiswa dalam menghadirkan ruang diskusi ilmiah yang dinilai mampu melahirkan berbagai gagasan, inovasi, dan rekomendasi strategis bagi kemajuan Lampung Utara.
Forum tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan yang adaptif terhadap tantangan masa depan.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Lampung Utara yang diwakili Arnando Ferdiansyah, Kepala Dinas Pendidikan Sukatno, SH., MH., Kepala Bappeda Dewi Setyawati, SP., M.SE., M.Sc., Kepala Dinas Kominfo Gunaido Uthama, S.IP., M.H., jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Ketua HMI, pimpinan organisasi kepemudaan (OKP), serta mahasiswa dan pelajar dari berbagai institusi pendidikan.
Melalui forum ilmiah tersebut, diharapkan lahir berbagai rekomendasi konstruktif yang mampu memperkuat kebijakan pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan, sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan Lampung Utara menghadapi bonus demografi 2035. (LJ)
