Lampungjaya.news | Krui – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus membuka peluang kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat pembangunan daerah, khususnya dalam memperkuat sektor pangan dan energi.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni menjalin kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur (PPM) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) unsolicited. Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani di Ruang Rapat Payung Agung, Lantai IV, Kamis (1/10/2026).
Penandatanganan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan badan usaha untuk mengoptimalkan potensi sumber daya daerah sekaligus mendorong kemandirian pangan dan energi di Kabupaten Pesisir Barat.
Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, dalam sambutannya menyambut baik kehadiran jajaran PT Palma Pertiwi Makmur serta rencana kerja sama yang dibangun bersama pemerintah daerah.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap percepatan pembangunan daerah.
“Selamat datang di Kabupaten Pesisir Barat. Mudah-mudahan kehadiran dan kerja sama yang kita bangun bersama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah,” ujar Dedi.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan, sinergi, dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha.
Potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang dimiliki Pesisir Barat, lanjutnya, perlu dikelola secara produktif dan berkelanjutan agar mampu menghasilkan nilai tambah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan ini tidak bisa dikerjakan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan dan kolaborasi agar program yang kita rancang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Bupati Dedi menjelaskan, skema KPBU dapat menjadi salah satu instrumen untuk mendukung percepatan pembangunan daerah. Namun, pelaksanaannya harus tetap mengedepankan prinsip kepastian hukum, transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, serta kepentingan masyarakat.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terbuka terhadap berbagai inovasi dan investasi yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kendati demikian, setiap tahapan kerja sama harus dilakukan secara terukur dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kita terbuka terhadap inovasi dan investasi. Tetapi seluruh prosesnya harus dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Untuk itu, Bupati meminta seluruh perangkat daerah terkait agar memperkuat koordinasi serta memastikan setiap tahapan kerja sama berjalan dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Ia juga berharap kesepakatan yang telah ditandatangani tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi segera ditindaklanjuti melalui kajian, perencanaan, dan langkah konkret yang berkelanjutan.
Sementara itu, Direksi PT Palma Pertiwi Makmur, Mardianto, menyampaikan komitmen perusahaannya untuk mendukung pemerintah daerah dalam mendorong program yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan energi.
Ia menjelaskan bahwa PT Palma Pertiwi Makmur bergerak di bidang kerja sama pemerintah dan badan usaha. Dalam pelaksanaan program, pihaknya juga mendorong sinergi serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan sektor pangan dan energi.
Menurut Mardianto, koordinasi yang kuat diperlukan agar berbagai tahapan program dapat berjalan efektif tanpa terkendala sekat antarlembaga.
Apabila ditemukan persoalan dalam pelaksanaan di lapangan, ia berharap seluruh pihak dapat segera melakukan komunikasi dan mencari solusi bersama sehingga proses implementasi dapat berjalan lebih cepat.
“Tujuan adanya satuan kerja ini adalah untuk mempercepat secara teknis pelaksanaan program kerja yang telah kita rancang. Kalau ada kendala, jangan sampai ada sekat dalam koordinasi, sehingga langkah-langkah penyelesaiannya dapat dilakukan lebih cepat,” kata Mardianto.
Ia menambahkan, keberhasilan program membutuhkan keterlibatan dan kebersamaan antara pemerintah daerah, perangkat daerah, badan usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Kita tidak bisa mengerjakan ini sendiri. Dibutuhkan kebersamaan. Harapan kami, manfaat dari program ini dapat dirasakan masyarakat dan memberikan dampak terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.
Mardianto berharap kerja sama yang telah dibangun bersama Pemkab Pesisir Barat dapat terus dikawal dan dikembangkan, sehingga pada tahapan berikutnya mulai terlihat perkembangan serta dampak nyata bagi daerah.
Melalui kerja sama tersebut, Pemkab Pesisir Barat berharap dapat mendorong penguatan sektor pangan dan energi, membuka peluang penciptaan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta memberikan ruang keterlibatan bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Bupati Dedi Irawan kembali menegaskan bahwa penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan awal dari proses panjang yang masih membutuhkan kajian, perencanaan, koordinasi, serta pemenuhan berbagai persyaratan.
Hal tersebut diperlukan untuk memastikan program yang dirancang memiliki kelayakan dan mampu memberikan manfaat bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.
Ia mengajak seluruh pihak agar memiliki komitmen dan semangat kebersamaan dalam mengawal setiap tahapan kerja sama tersebut.
“Kalau kita menanam padi, kemudian tumbuh ilalang, jangan kita menyalahkan ilalangnya. Yang harus kita lihat adalah bagaimana kita menanam dan merawat padi tersebut. Karena itu, mari kita tanam dan rawat program pembangunan ini dengan baik,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dedi Irawan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M., CGRE, serta Asisten Bidang Pemerintahan, Ir. Arman Achyuni.
Turut hadir sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Kepala Bapperida Dr. Drs. Gunawan, M.Si., Kepala Dinas Kominfotik dan Persandian M. Belly Oscar, S.H., M.H., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mesrawan, S.STP., M.Si., Kepala DPMPTSP Makmur Hidayat, S.Pi., M.M., Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Rena Novasari, S.H., M.M., Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ponco Prasetyo, M.M.Par., serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Andi Indrawara, S.Sos.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap potensi daerah dapat dioptimalkan untuk memperkuat kemandirian pangan dan energi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain memberikan manfaat bagi daerah, kerja sama ini juga diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi Pesisir Barat dalam mendukung agenda pembangunan nasional di bidang kedaulatan pangan dan energi. (Ipung)
