
Lampungjaya.news, Way Kanan – Upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Way Kanan memasuki babak baru. Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Way Kanan melalui Rumah Edukasi Anti Narkoba menggelar pembekalan khusus bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang dijadwalkan mulai Rabu, 1 April 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi serius dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika, dengan menempatkan aparatur pemerintah sebagai garda terdepan.
Sekretaris GRANAT Way Kanan, Yoni Aliestiadi, menegaskan bahwa ancaman narkoba kini tidak lagi terbatas pada masyarakat umum, tetapi juga berpotensi menyasar kalangan aparatur negara.
“Ini bukan lagi sekadar imbauan. Ini perang. Semua OPD harus menjadi garda terdepan dan tidak boleh lengah,” ujarnya.
Menurutnya, pembekalan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk penguatan internal birokrasi agar mampu menghadapi ancaman narkotika secara sistematis dan berkelanjutan.
Program tersebut juga sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam Asta Cita yang diusung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya poin ketujuh yang menekankan pentingnya reformasi hukum dan birokrasi serta pemberantasan narkoba tanpa kompromi.
Dalam kegiatan yang dipusatkan di Rumah Edukasi Anti Narkoba GRANAT Way Kanan, para peserta dibekali berbagai materi, mulai dari pemahaman bahaya narkotika, pola peredaran gelap yang semakin kompleks, hingga strategi pencegahan di lingkungan kerja dan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) yang kini didorong lebih masif dan terstruktur.
GRANAT menekankan bahwa peran OPD tidak boleh pasif. Aparatur pemerintah diharapkan mampu menjadi contoh, pelindung, sekaligus penggerak dalam memutus rantai peredaran narkoba di daerah.
Yoni mengingatkan, jika langkah tegas tidak segera diambil, dampak penyalahgunaan narkoba dapat semakin meluas dan mengancam berbagai aspek kehidupan, termasuk masa depan generasi muda dan stabilitas daerah.
“Jika tidak bergerak sekarang, dampaknya bisa menggerus generasi muda, merusak sistem, hingga mengancam masa depan daerah,” tegasnya.
Melalui pembekalan ini, GRANAT berharap lahir komitmen nyata dari seluruh OPD untuk terlibat aktif dalam perang melawan narkoba.
Way Kanan ditargetkan menjadi wilayah yang bersih dari narkotika, sejalan dengan visi menciptakan generasi emas tanpa narkoba. (smsi_LJ)


