Lampungjaya.news, Krui – Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk memperkuat arah pembangunan daerah. Dalam kegiatan Halal Bihalal APDESI Kabupaten Pesisir Barat Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Pekon Negeri Ratu, Kecamatan Ngambur, Kamis (9/4/2026),
Bupati Dedi Irawan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintahan pekon sebagai fondasi pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
Di hadapan para peratin dan jajaran pemerintahan, Bupati menekankan bahwa pekon memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik.
Peratin, menurutnya, bukan hanya pelaksana administratif, tetapi juga motor penggerak pembangunan sekaligus penjaga kepercayaan masyarakat.
“Peratin harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan di pekon, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujar Dedi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Barat, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Inspektur Pesisir Barat Unzir, Kepala DKPP-Perikanan Irvan Leonardo Abdullah, Kepala Dinas Kesehatan Septono, Ketua APDESI Edison Surya, para camat, serta seluruh peratin se-Kabupaten Pesisir Barat.
Selain menekankan pentingnya sinergi, Bupati juga mengingatkan aparatur pekon untuk meningkatkan akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan dana pekon.
Ia mendorong lahirnya inovasi dalam pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan menuntut aparatur pekon tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga adaptif terhadap perubahan dan kebutuhan warga.
Sebagai bagian dari komitmen nyata pemerintah daerah, kegiatan Halal Bihalal ini juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan benih padi kepada 45 penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Pesisir Barat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap terbangun kolaborasi yang semakin erat antara seluruh elemen pemerintahan, demi mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke tingkat pekon. (Ipung)
