Hari Pertama Berjalan Lancar, 2.102 Siswa Jenjang SMP Ikuti TKA

Lampungjaya.news, Krui – Sebanyak 2.102 siswa jenjang SMP di Kabupaten Pesisir Barat Lampung mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) perdana yang digelar serentak, Ribuan peserta tersebut berasal dari sekitar 34 SMP, baik negeri maupun swasta yang tersebar di wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Senin (06/04/2026).

Pelaksanaan hari pertama ini secara umum dipastikan berjalan lancar sebagai langkah awal pemetaan kemampuan akademik siswa.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat Bapak Marnentinus, S.IP. mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan langsung untuk memastikan TKA berlangsung sesuai prosedur.

“Hari ini kita pastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar. Ini merupakan hari pertama Gelombang I,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan TKA di SMP Negeri 1 Krui yang didampingi Kabid DIKDAS, PAUD & PNFI Bapak Hadiancha, S.E.

Ia menjelaskan, TKA digelar secara bertahap dalam beberapa gelombang guna menyesuaikan kesiapan sarana dan jumlah peserta. Gelombang I berlangsung pada 6–7 April 2026, disusul Gelombang II pada 8–9 April, Gelombang III pada 13–14 April, dan Gelombang IV pada 15–16 April 2026.

Menurut Marnentinus, TKA bertujuan untuk mengukur sekaligus memetakan kemampuan siswa, khususnya pada aspek literasi dan numerasi.

“Materi yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia untuk literasi dan Matematika untuk numerasi. Dari hasil ini, kita bisa melihat sejauh mana kemampuan siswa,” jelasnya.

Hasil TKA nantinya akan diberikan dalam bentuk sertifikat yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, termasuk dalam seleksi masuk sekolah melalui jalur prestasi.

Meski demikian, Marnentinus menegaskan bahwa TKA tidak bersifat wajib dan tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Namun, seluruh siswa tetap diimbau untuk mengikuti tes ini dengan maksimal.

“Ini memang tidak wajib, tapi penting sebagai tolok ukur kemampuan. Kalau ada hasil yang masih kurang, sekolah bisa melakukan pembinaan lanjutan,” tambahnya.

Pelaksanaan TKA sendiri dilakukan secara daring (online) dan semi daring (semi online) dengan sistem sesi bergelombang di masing-masing sekolah.

Pihak sekolah juga telah melakukan sosialisasi kepada orang tua siswa serta uji coba sebelum pelaksanaan, sehingga kegiatan berjalan tanpa kendala berarti.

“Hasil TKA ini juga menjadi salah satu syarat dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) melalui jalur prestasi,”(Ipung).