Lampungjaya.news | Bandar Lampung – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat tidak ingin momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Radin Inten Tahun 2026 berhenti sebatas seremoni.
Di balik peringatan satu tahun berdirinya Kodam XXI/Radin Inten, Pemkab Pesisir Barat melihat peluang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung pembangunan sekaligus menggerakkan potensi ekonomi masyarakat.
Pesan tersebut mengemuka saat Pemkab Pesisir Barat menghadiri acara syukuran HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten yang digelar di Aula Sudirman Makodam XXI/Radin Inten, Bandar Lampung, Senin (10/8/2026).
Mewakili Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Pesisir Barat Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M., hadir bersama jajaran pemerintah daerah dalam kegiatan yang dipimpin langsung Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han).
Syukuran tersebut turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, serta jajaran Forkopimda dari Provinsi Lampung dan Bengkulu.
Dari Pemkab Pesisir Barat, turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Armand Achyuni, Asisten III Bidang Administrasi Umum Armen Qodar, S.P., M.M., Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Irvan Leonardo Abdullah, S.P., M.Si., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mesrawan, S.STP., M.Si., Kepala Bagian Hukum Rully Nasrullah, S.H., M.H., serta Kepala Bagian Pemerintahan Muhamad Ikhsan Haqiqi, S.I.P., M.I.P.
Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan HUT pertama menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan sekaligus pengabdian Kodam XXI/Radin Inten selama satu tahun terakhir.
Menurutnya, selama setahun berdiri, Kodam XXI/Radin Inten telah mengambil bagian dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah maupun program unggulan TNI Angkatan Darat.
Sejumlah program tersebut antara lain ketahanan pangan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, Koperasi Merah Putih, Manunggal Air, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penghijauan, hingga pencegahan stunting.
Dengan mengusung tema “Bekerja dengan Hati”, Pangdam menekankan pentingnya sikap ikhlas, loyal, profesional, dan adaptif dalam menjalankan setiap tugas pengabdian.
Nilai tersebut diharapkan menjadi landasan bagi setiap prajurit untuk terus memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Bagi Pemkab Pesisir Barat, momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Mewakili Bupati Dedi Irawan, Sekda Tedi Zadmiko menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten. Ia berharap hubungan dan sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dapat terus diperkuat dan menghasilkan manfaat yang dirasakan langsung masyarakat.
Menurut Tedi, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI tidak semata-mata berkaitan dengan keamanan dan stabilitas wilayah. Kolaborasi tersebut juga dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan serta membuka ruang pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
“Sinergitas yang terbangun harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah, tetapi juga dalam mendukung pembangunan serta mendorong pengembangan potensi ekonomi daerah,” ujar Tedi Zadmiko.
Pesisir Barat sendiri memiliki sejumlah sektor potensial yang dapat terus dikembangkan, mulai dari pariwisata, perikanan, pertanian, perkebunan hingga ekonomi pesisir.
Dengan dukungan situasi keamanan yang kondusif serta kolaborasi antarlembaga, berbagai sektor tersebut dinilai memiliki peluang untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penguatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat juga dinilai penting dalam menciptakan iklim pembangunan yang aman dan kondusif.
Pemkab Pesisir Barat berkomitmen membangun komunikasi dan koordinasi dengan jajaran TNI serta seluruh unsur Forkopimda guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat stabilitas wilayah, tetapi juga dapat membuka peluang baru dalam pengembangan potensi daerah.
Bagi Pesisir Barat, sinergi lintas sektor menjadi modal penting untuk mengoptimalkan kekayaan daerah sekaligus memastikan manfaat pembangunan benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan demikian, HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten bukan sekadar momentum peringatan perjalanan satu tahun pengabdian, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi strategis—dari menjaga keamanan, mempercepat pembangunan, hingga bersama-sama menggerakkan roda ekonomi masyarakat. (Ipung)
