Lampungjaya.news, Krui – Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, menghadiri langsung kegiatan penanaman benih jagung manis di SLB Negeri Pesisir Barat, Senin (25/5/2026). Kegiatan bertajuk Corn Nique Project 2026 itu menjadi bagian dari upaya mendorong pendidikan karakter, kemandirian siswa berkebutuhan khusus, sekaligus mendukung program ketahanan pangan daerah.
Penanaman jagung dilakukan bersama para siswa, dewan guru, serta unsur pemerintah daerah dan stakeholder terkait. Kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas bercocok tanam, tetapi juga sarana pembelajaran tentang kerja keras, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani mengatakan setiap benih yang ditanam mengandung nilai harapan dan pembelajaran hidup bagi para siswa.
“Menanam adalah simbol harapan. Setiap benih yang kita tanam hari ini mengajarkan bahwa keberhasilan membutuhkan kesabaran, ketekunan, kerja keras, dan doa. Apa yang ditanam dengan niat baik, insyaallah akan tumbuh menjadi manfaat bagi banyak orang,” ujar Irawan.
Program *Corn Nique Project 2026* merupakan kelanjutan dari program keterampilan SLB Negeri Pesisir Barat tahun sebelumnya yang berfokus pada budidaya singkong. Tahun ini, sekolah menggandeng Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Pesisir Barat dalam pengembangan keterampilan pertanian bagi siswa.
Kepala SLB Negeri Pesisir Barat, Marlina Sari, menjelaskan kolaborasi tersebut menghadirkan penyuluh pertanian untuk memberikan edukasi langsung kepada siswa, mulai dari penyiapan lahan, teknik penanaman benih, hingga perawatan tanaman agar menghasilkan panen optimal.
“Program ini bukan hanya mengajarkan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan kemandirian siswa,” katanya.
Penanaman benih jagung dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati bersama Ketua I TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, siswa-siswi SLB, dan para guru.
Irawan Topani juga menegaskan bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menunjukkan potensi terbaiknya.
“Anak-anak di sekolah luar biasa bukan untuk dibatasi, tetapi diberikan ruang tumbuh, kesempatan, dan dukungan agar mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” tegasnya.
Menurut Marlina Sari, siswa SLB Negeri Pesisir Barat selama ini telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Melalui kegiatan pertanian tersebut, pihak sekolah berharap kemampuan kreativitas, keterampilan, dan kemandirian siswa dapat terus berkembang.
Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forkopimda Pesisir Barat-Lampung Barat, jajaran TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, insan pers, serta tamu undangan lainnya.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program positif yang berdampak pada penguatan pendidikan, sektor pertanian, dan pemberdayaan masyarakat. Selain menjadi sarana pembelajaran, penanaman jagung tersebut diharapkan menjadi simbol harapan akan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Pesisir Barat. (Ipung)
