Lampungjaya.news, Bandar Lampung – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menghadiri Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) II Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Lampung Masa Bakti XXIII Tahun 2026 yang digelar di Aula STKIP PGRI Bandar Lampung, Selasa (9/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Ayu Asalasiyah turut dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Kabupaten Way Kanan, bersama empat kepala daerah lainnya di Provinsi Lampung, yakni dari Kabupaten Pesawaran, Lampung Utara, Tulang Bawang, dan Tulang Bawang Barat.
Turut mendampingi dalam kesempatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Way Kanan, Kiki Christianto, S.E.
Pelantikan dan pengukuhan dilakukan langsung oleh Ibunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, sekaligus membuka secara resmi Konkerprov II PGRI Provinsi Lampung Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Ibunda Guru Provinsi Lampung menegaskan bahwa peran Ibunda Guru bukan sekadar simbol seremonial, melainkan amanah moral untuk menjadi figur pengayom, pelindung, serta pendamping bagi para pendidik dan peserta didik di daerah masing-masing.
Ia menekankan bahwa keberadaan Ibunda Guru memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kecerdasan sosial, spiritual, dan intelektual generasi muda. Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi guru, tenaga pendidik, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan budaya literasi sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, budaya membaca harus terus ditumbuhkan melalui kolaborasi berbagai pihak agar mampu membentuk masyarakat yang unggul dan berdaya saing.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB PGRI, Kadarmanata Baskara Aji, memberikan apresiasi terhadap perkembangan PGRI Provinsi Lampung yang dinilai memiliki kinerja organisasi yang kuat serta perhatian tinggi terhadap peningkatan profesionalisme guru.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan terhadap profesi guru melalui kerja sama lintas sektor, mengingat guru merupakan garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ketua PGRI Provinsi Lampung, Sulpakar, menambahkan bahwa peran Ibunda Guru memiliki posisi strategis sebagai figur yang menaungi seluruh tenaga pendidik dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, PGRI, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berkarakter.
Kehadiran Bupati Way Kanan dalam forum tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan literasi, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pembinaan karakter generasi muda.
Selain itu, Konkerprov II PGRI Provinsi Lampung juga menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah dan organisasi profesi untuk bertukar gagasan dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan di era digital yang terus berkembang.
Forum ini turut menjadi ajang evaluasi program kerja PGRI sekaligus penyusunan arah kebijakan strategis organisasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung, dengan harapan lahirnya program-program prioritas yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. (smsi_LJ)
