Lampungjaya.news, Tanggamus – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di area parkir minimarket Alfamart yang berada di Desa Sukaraja, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus. Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan terhadap sistem keamanan di lokasi tersebut.
Korban diketahui berinisial MT (19), warga Desa Sukajaya, Kecamatan Semaka. Ia kehilangan sepeda motor saat berbelanja di minimarket tersebut pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 20.15 WIB.
Menurut penuturan korban, dirinya tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB dan memarkirkan sepeda motor di area parkir dengan kondisi setang telah dikunci. Setelah berbelanja selama kurang lebih 15 menit, ia kembali ke lokasi parkir dan mendapati kendaraannya telah hilang.
“Saya datang sekitar jam delapan malam, motor saya parkir dan dikunci setang. Sekitar 15 menit kemudian selesai belanja, pas keluar motor sudah tidak ada,” ujar MT.
Peristiwa tersebut menambah daftar kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor yang disebut-sebut telah beberapa kali terjadi di lokasi yang sama.
Kerabat korban, Iyal, mengaku kecewa terhadap kondisi keamanan di area parkir minimarket tersebut. Menurutnya, saat kejadian berlangsung kamera pengawas (CCTV) dalam kondisi tidak berfungsi. Selain itu, ia juga menyoroti tidak adanya papan imbauan kewaspadaan terhadap aksi curanmor.
Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan masih lemahnya sistem pengamanan bagi pelanggan.
“Kami sangat menyayangkan karena ini bukan pertama kali terjadi. Saat kejadian, CCTV rusak dan tidak ada imbauan agar pengunjung lebih waspada terhadap pencurian kendaraan,” katanya.
Iyal berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku pencurian.
“Kami berharap polisi bisa mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelakunya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Toko Alfamart Sukaraja Semaka, Ahmad, membenarkan adanya peristiwa kehilangan sepeda motor di area parkir toko yang dipimpinnya.
Ia juga mengakui bahwa saat kejadian berlangsung, kamera CCTV memang dalam kondisi rusak. Selain itu, pihak toko saat itu belum memasang papan imbauan kepada pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan.
“Benar, beberapa kali memang terjadi curanmor di area parkir kami. Saat kejadian CCTV sedang rusak dan memang belum dipasang imbauan waspada curanmor,” ungkap Ahmad.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh informasi mengenai perkembangan penyelidikan maupun identitas pelaku dari pihak kepolisian. (Rizal)
