
Lampungjaya.news, Liwa – Upaya memperkuat arus informasi yang sehat dan produktif di tengah masyarakat terus digencarkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Barat. Melalui sosialisasi yang digelar, Diskominfo mendorong pembentukan dan penguatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di tingkat kecamatan dan puskesmas. Kamis (30/04/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan staf kecamatan dan puskesmas, sebagai langkah awal membangun jaringan informasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Kepala Dinas Kominfo Lampung Barat, Burlianto Eka Putra, melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik (KIP), Ansori, menegaskan pentingnya kehadiran KIM sebagai penghubung komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.
“Tujuan utamanya adalah memperkuat komunikasi serta memberdayakan masyarakat dalam mengelola informasi secara mandiri,” ujar Ansori dalam sambutannya.
Menurutnya, keberadaan KIM menjadi krusial di era banjir informasi seperti saat ini. KIM diharapkan mampu menjadi jembatan yang tidak hanya menyampaikan informasi dari pemerintah kepada masyarakat, tetapi juga menyalurkan aspirasi masyarakat kembali kepada pemerintah.
Diskominfo Lampung Barat sendiri menargetkan pembentukan KIM di setiap kecamatan pada tahun ini. Kecamatan dan puskesmas dipilih sebagai titik awal karena keduanya merupakan institusi yang paling dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kita dorong pembentukan KIM melalui kecamatan dan puskesmas. Ke depan, akan kita kembangkan hingga tingkat pekon dengan melibatkan unsur masyarakat secara lebih luas,” jelas Ansori.
Ia menambahkan, KIM tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai ruang diskusi yang mendorong masyarakat untuk lebih kritis dan selektif dalam menerima informasi. Dengan metode diskusi antar anggota, KIM diharapkan mampu memilah informasi yang relevan dan bermanfaat, baik untuk kepentingan individu maupun kepentingan publik.
Tak hanya itu, Diskominfo juga berkomitmen memberikan pendampingan dalam proses pembentukan KIM, termasuk pelatihan pembuatan konten agar informasi yang disampaikan lebih kreatif dan mudah dipahami.
Di sisi lain, dukungan penuh datang dari pemerintah kecamatan. Camat Belalau, Hidayatullah, menyatakan kesiapan pihaknya dalam memfasilitasi pembentukan KIM di wilayahnya.
“Kami siap mendukung penuh. Ini penting agar informasi pembangunan dan layanan publik dapat tersampaikan dengan baik tanpa hambatan,” tegasnya.
Ia juga berharap keberadaan KIM mampu menjadi benteng dalam menangkal penyebaran informasi hoaks yang kerap meresahkan masyarakat.
“Dengan adanya KIM, semoga penyebaran hoaks bisa ditekan sehingga masyarakat tidak lagi menerima informasi yang keliru,” pungkasnya.
Melalui langkah ini, Diskominfo Lampung Barat berharap terwujud masyarakat yang aktif, peka, dan cerdas dalam mengelola informasi—sekaligus memperkuat fondasi komunikasi publik yang transparan dan terpercaya. (Ipung)


