Limbah Kandang Penggemukan Sapi Mencemari Lingkungan Warga, DLH Tubaba Tindak Tegas

Lampungjaya.news, Tuba Barat – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulang Bawang Barat, berjanji akan tindak tegas jika terbukti keberadaan usaha kandang penggemukan sapi di tengah pemukiman penduduk mencemari lingkungan warga sekitar Rk-4-Rt-4 Tiyuh pulung kencana kecamatan tulang bawang tengah (TBT)

“Senin 12 april 2021 kami akan turun ke lokasi, untuk memastikan kondisi kandang yang dikeluhkan warga telah mencemari lingkungan itu,” kata Sahrin kepala bidang (Kabid) Penataan dan peningkatan kapasitas lingkungan hidup mendampingi Kepala DLH Tubaba, Firmansyah melalui telepon selulernya pada jumat (9/4/2021) sekitar pukul 20.00 WIB,malam.

Sahrin menambahkan, jika keberadaan kandang sapi tersebut terbukti telah mencemari lingkungan maka, pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat sekitar,

“Tentu akan kita tindak tegas, bisa berupa pencabutan izin lingkungan sekaligus meminta agar lokasi kandang sapi tersebut segera dipindahkan oleh pelaku usaha hal tersebut mengacu pada peraturan daerah Perda Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” tegasnya

berdasarkan perda tersebut, pelaku usaha yang terbuti mencemari lingkungan akan dikenai sangsi admistratif terdiri atas teguran tertulis paksaan pemerintah pembekuan atau pencabutan izin lingkungan.

“Paksaan pemerintah yang di maksut berupa pemberhentian sementara kegiatan pemindahan setara penutupan saluran pembuangan Air limbah pembongkaran ,penyitaan, pemhentian sementara seluruh kegiatan, apabila tidak mematuhi sangsi tersebut maka dapat dikenakan pidana paling singkat satu tahun penjara dan denda paling sedikit 1 miliar,” tutup sahrin.

diberitakan sebelumnya keberadaan kandang sapi yang berada ditengah pemukiman warga Rt4 Rk4 Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, membuat warga sekitar resah. Pasalnya, kandang sapi tersebut di nilai telah menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan lingkungan.

Salah satu warga yang meminta tidak disebutkan namanya mengatakan, keberadaan kandang sapi tersebut, selain kotor, juga menimbulkan bau dan mengganggu kesehatan, terlebih saat datang musim penghujan.

“Kami sudah resah dan meminta pemilik ternak pengemukan sapi , ini dipindahkan, karena sudah mulai mengganggu kesehatan serta kenyamanan kami yang tinggal dilingkungan ini,” ucapnya. (Reki)