
Lampungjaya.news, Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Way Kanan, Senin (30/03/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD setempat dan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam forum tersebut, Bupati Ayu menegaskan bahwa penyampaian LKPj merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sebagai bentuk akuntabilitas atas penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran. Laporan ini juga menjadi instrumen evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan ke depan.
“LKPj ini bukan sekadar laporan administratif, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah dalam rangka perbaikan berkelanjutan,” ujar Ayu dalam sambutannya.
LKPj Tahun Anggaran 2025 memuat berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan daerah, mulai dari capaian program dan kegiatan, kebijakan strategis, hingga tindak lanjut atas rekomendasi DPRD pada tahun sebelumnya. Selain itu, laporan tersebut juga mencakup pelaksanaan tugas pembantuan dari pemerintah pusat dan provinsi.
Bupati menjelaskan, tahun 2025 merupakan periode awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Oleh karena itu, arah kebijakan pembangunan difokuskan untuk mendukung pencapaian visi dan misi daerah secara berkelanjutan.
Dari sisi kinerja pembangunan, sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 71,17 pada 2024 menjadi 71,98 pada 2025. Pertumbuhan ekonomi juga mengalami kenaikan dari 4,65 persen menjadi 5,34 persen.
Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 10,43 persen menjadi 9,36 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pun meningkat dari Rp19,22 triliun menjadi Rp21,01 triliun.
“Capaian ini menunjukkan bahwa pembangunan di Way Kanan berjalan dinamis dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, meskipun tantangan masih harus dihadapi bersama,” kata Ayu.
Di bidang pengelolaan keuangan, realisasi pendapatan daerah tahun 2025 tercatat mencapai 95,66 persen dari target, sementara realisasi belanja daerah sebesar 92,36 persen. Adapun pembiayaan netto terealisasi 100 persen.
Menurut Ayu, capaian tersebut mencerminkan kinerja keuangan daerah yang cukup baik, meskipun masih diperlukan peningkatan efektivitas serta optimalisasi sumber pendapatan daerah.
Ia menegaskan, ke depan pemerintah daerah akan terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan agar setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Way Kanan atas sinergi yang telah terjalin. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Semoga seluruh upaya pembangunan yang telah dilakukan dapat membawa Way Kanan menjadi daerah yang mandiri dan sejahtera,” tutupnya. (smsi_LJ)


