
Lampungjaya.news, Way Kanan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Way Kanan tidak hanya diisi seremoni, tetapi juga refleksi spiritual melalui gelaran istighotsah dan pengajian akbar yang menghimpun ratusan masyarakat di Bumi Ramik Ragom. Bertempat Lapangan Buway Pemuka. Selasa, (28/04/2026).
Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa arah pembangunan daerah tidak semata bertumpu pada fisik, melainkan juga kekuatan doa dan kebersamaan.
Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, hadir langsung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Machiavelli HT, serta para kepala organisasi perangkat daerah dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Ayu menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan penguatan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
“Pembangunan tidak semata kerja fisik, tetapi butuh doa dan niat tulus. Kebersamaan adalah kekuatan utama memajukan Way Kanan,” ujar Ayu di hadapan jamaah yang memadati lokasi acara.
Suasana khidmat terasa ketika tausiah disampaikan oleh Ustadzah Munadhiroh dari Lampung Timur. Dengan gaya penyampaian yang hangat dan menyentuh, ia mengajak masyarakat untuk memperkuat keimanan serta menjaga persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Tak hanya menjadi ruang refleksi, kegiatan ini juga menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat melalui pembagian doorprize, termasuk hadiah utama berupa perjalanan umrah bagi tiga orang pemenang. Sorak haru dan tepuk tangan mengiringi momen pengundian, menambah semarak perayaan hari jadi kabupaten tersebut.
Di sisi lain, kepedulian sosial turut menjadi bagian penting dalam rangkaian acara. Bantuan sembako disalurkan kepada guru ngaji, fakir miskin, dan anak yatim. Bantuan tersebut berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Dharma Wanita Persatuan, serta DP3AP2KB Way Kanan, sebagai bentuk sinergi berbagai pihak dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Ayu menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang terus mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah. Ia berharap momentum HUT ke-27 ini menjadi titik penguat untuk melangkah ke depan.
“Semoga Way Kanan terus maju, aman, dan diberkahi. Selamat HUT ke-27 Kabupaten Way Kanan,” tutupnya.
Perpaduan antara doa, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam peringatan ini mencerminkan wajah pembangunan Way Kanan yang tidak hanya berorientasi pada capaian fisik, tetapi juga pada kekuatan nilai dan solidaritas warganya. (smsi_LJ)


