Lampungjaya.news | Kotabumi – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelestarian serta pengembangan seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. saat menerima kunjungan jajaran Dewan Kesenian Lampung Utara (DEKALU) di Rumah Jabatan Bupati, Kamis (13/08/2026).
Kunjungan yang dipimpin Ketua Harian DEKALU Dra. Nani Rahayu, M.M., bersama Sauki Taruna Jaya dan jajaran pengurus tersebut tidak hanya menjadi momentum silaturahmi, tetapi juga membahas dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terhadap operasional dan program kerja DEKALU.
Pembahasan terutama diarahkan pada upaya pengembangan seni dan budaya sebagai bagian dari potensi daerah sekaligus sarana memperkuat identitas budaya Lampung Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Hamartoni didampingi Kepala Bappeda Lampung Utara Dewi Setiyawati, S.P., M.S.E., M.Sc., Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Perdana Putra, S.E., M.M., serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.
Menanggapi harapan dukungan dari jajaran DEKALU, Bupati Hamartoni menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara pada prinsipnya siap memberikan dukungan terhadap pengembangan seni dan budaya daerah.
Namun, dukungan tersebut tetap akan dilaksanakan dengan memperhatikan regulasi serta ketentuan yang berlaku.
Menurut Hamartoni, keberadaan seni dan budaya tidak hanya berkaitan dengan pelestarian tradisi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai salah satu kekuatan dan potensi daerah.
“Penguatan seni dan budaya harus terus dilakukan karena merupakan salah satu potensi daerah yang perlu kita kembangkan,” ujar Hamartoni.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dengan para pelaku dan organisasi kesenian menjadi penting agar berbagai potensi budaya lokal dapat terus hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hamartoni juga mendorong DEKALU untuk mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) melalui penampilan seni tari.
Selain pertunjukan seni, DEKALU juga diharapkan dapat mendorong pelaksanaan lomba menulis aksara Lampung. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan aksara dan budaya Lampung kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Pelestarian aksara Lampung dinilai memiliki arti penting karena menjadi bagian dari warisan budaya yang perlu terus diperkenalkan di tengah perkembangan zaman.
Bupati berharap komunikasi dan sinergi antara Pemkab Lampung Utara dan DEKALU dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan program-program yang memberikan ruang lebih luas bagi para pelaku seni dan budaya daerah.
Dengan dukungan pemerintah, organisasi kesenian, komunitas, serta masyarakat, seni dan budaya Lampung Utara diharapkan dapat berkembang menjadi potensi unggulan daerah.
Selain menjaga keberlangsungan tradisi, penguatan sektor seni dan budaya juga diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan budaya Lampung Utara kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat karakter dan identitas daerah.
Pemkab Lampung Utara bersama DEKALU kini diharapkan dapat menerjemahkan komitmen tersebut ke dalam program nyata, sehingga seni dan budaya tidak hanya menjadi warisan yang dilestarikan, tetapi juga menjadi kekuatan daerah yang terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (LJ)
