Pemkab Lampura Bagikan Ratusan Ton Beras Bagi Warga di 15 Kelurahan
Spread the love

Lampungjaya.news, Kotabumi – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) berikan bantuan 379 ton beras kepada 12.621 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 15 kelurahan di kabupaten tersebut.

Bantuan beras ini diberikan kepada warga miskin yang terdampak covid 19, diluar penerima bantuan PKH, Program sembako, dan bantuan sosial tunai dari kementrian sosial.

Secara simbolis, Plt. Bupati Lampura Budi Utomo melaksanakan penyerahan bantuan yang digelar di kantor Kelurahan Kota Alam Kecamatan Kotabumi Selatan, Selasa (02/06).

Turut merndampingi dalam kegiatan tersebut, Dandim 0412, Letkol Inf. Krisna Pribudi, Pj. Sekda Lampura H.Sopyan, Kadis Kesehatan, dr. Maya Metissa, Plt. Kadis Kominfo, Sanny Lumi.

Dalam kesempatan itu, Budi Utomo mengatakan, bantuan beras ini akan dibagikan secara bertahap kepada masyarakat. Dengan jumlah sasaran keseluruhan sebanyak 12.621 KK, dengan jumlah total beras 379 ton.

“Bantuan ini akan dibagikan secara bertahap mulai bulan Mei sampai dengan Juli. Dalam kesempatan ini, 100 ton beras dibagikan di empat kelurahan yakni, kelurahan Kota Alam, Tanjung Aman, Tanjung Harapan dan Tanjung Senang,” kata Budi Utomo.

Dengan pemberian bantuan ini Budi Utomo berharap, dapat mengurangi kesulitan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu atas dampak wabah Covid-19 yang tengah melanda saat ini.

“Pembagian beras ini diharapkan selain menjadi penyambung silaturahim antara Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dan masyarakat, sekaligus bermanfaat bagi warga penerima bantuan,” harapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Pj. Sekdakab Lampura, Sofyan menambahkan, dalam realisasi kali ini ada 4 kelurahan yang akan menerima bantuan beras bagi warga terdampak covid-19. Yakni, Kelurahan Kotaalam, Tanjung Senang, Tanjung Aman, dan Tanjung Harapan.

“Untuk saat ini, empat kelurahan di Kecamatan Kotabumi Selatan itu yang dapat dibagikan. Sementara untuk Kelurahan Kelapa Tujuh akan berlanjut pada tahap selanjutnya, karena stok di Bulog tidak memenuhi, ” jelas Sofyan. (And)