Pemkab Lampura Jadikan Way Tetabeng Objek Wisata Unggulan
Spread the love

Lampungjaya.news, Kotabumi – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) terus berupaya mengangkat potensi sektor pariwisata di wilayahnya. Salahsatunya adalah Bendungan Way Tebabeng yang terletak di Kecamatan Blambangan Pagar.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Ilham Akbar mengatakan, untuk pengembangan bendungan Way Tebabeng sebagai destinasi wisata unggulan, pemkab setempat telah melakukan sejumlah perbaikan fisik. Diantaranya, normalisasi, penataan tepian bendungan serta perbaikan akses jalan menuju lokasi bendungan.

“Sejumlah perbaikan telah dilakukan untuk menjadikan bendungan Way Tebabeng sebagai salah satu destinasi wisata. Tahun lalu kita telah lakukan normalisasi serta perapihan pinggiran bendungan, serta perbaikan jalan menuju bendungan,” kata Ilham, ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, pilihan Way Tebabeng sebagai tujuan wisata sangat strategis, karena lokasinya tidak terlalu jauh dari jalan lintas tengah Sumatera. “Pengunjung dari luar Lampung Utara tidak akan kesulitan mencari lokasinya, karena dekat dari jalan lintas,” tambah Ilham.

Dijelaskannya, untuk kegiatan normalisasi bendungan, Pemkab Lampura mendapatkan bantuan anggaran dari Pemprov Lampung sebesar 1,7 milyar. Dari anggaran tersebut juga digunakan untuk penataan tepian bendungan. Sehingga memperindah lokasi di sekitaran bendungan yang bertujuan memikat warga untuk datang berkunjung.

Untuk menjadikan bendungan Way Tebabeng sebagai destinasi wisata unggulan, Disporapar akan terus melakukan sejumlah pengembangan fasilitas pendukung lainnya. Sebab, objek wisata yang menarik akan menentukan motivasi wisatawan untuk menjadikan objek wisata tersebut sebagai tujuan utama berwisata.

“Untuk menjadikan lokasi ini (Way Tebabeng) sebagai tempat wisata berkelas, kita akan gunakan tenaga konsultan pariwisata yang benar – benar ahli di bidang ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Ilham menyampaikan, pengelolaan objek wisata tidak hanya menyangkut keadaan fisik semata, tetapi dibutuhkan juga dukungan kuat dari masyarat serta pemerintahan desa setempat.

Untuk itu dia berharap kepada kepala desa agar dapat berperan aktif membantu pemda dalam pengembangan potensi wisata yang ada di desa masing – masing. “Karena bila pihak desa telah melakukan upaya nyata dalam pengembangan potensi wisata diwilayahnya, maka pemerintah baik pusat maupun daerah pasti akan mendukung penuh kegiatan yang telah di lakukan oleh pihak desa,” pungkas Ilham. (Sandi)