
Lampungjaya.news, Mesuji – Bukan di ruang rapat dinas, melainkan di aula SMPN 9 Mesuji. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji, Fittrya Sari, S.Si. M.M., memilih “blusukan” menggelar temu wicara bersama puluhan kepala sekolah TK, SD, dan SMP se-Kecamatan Rawajitu Utara, Jumat (17/04/2026).
Satu misi diusung: memperkuat sinergi demi layanan pendidikan yang lebih berkualitas dan manajemen sekolah yang lebih tangguh.
Pertemuan yang digelar santai tanpa podium ini memang dirancang sebagai ruang diskusi dua arah. Fittrya Sari membuka forum dengan menegaskan bahwa kunjungan kerja dan silaturahmi ke SMPN 9 Mesuji ini bertujuan menyamakan persepsi soal standar layanan pendidikan di Rawajitu Utara.
“Kita duduk bareng hari ini untuk memastikan layanan pendidikan ke siswa makin baik. Sekaligus kita kuatkan manajemen di tingkat sekolah, supaya program-program dinas bisa dijalankan lebih tertib dan terukur,” jelas Fittrya Sari di hadapan para Kepsek.
Dalam temu wicara ini dibahas beberapa poin teknis. Mulai dari evaluasi pelaksanaan pembelajaran, kedisiplinan administrasi sekolah, hingga strategi peningkatan kompetensi guru. Para Kepala Sekolah diberi ruang menyampaikan masukan terkait kondisi di lapangan agar kebijakan dinas lebih tepat sasaran.
“Sinergitas ini penting. Dinas butuh data dan masukan real dari sekolah, sekolah butuh arahan dan pendampingan dari dinas. Kalau manajemen sekolah kuat, otomatis layanan ke siswa juga ikut naik,” tambah Fittrya Sari.
Kegiatan ini merupakan komitmen bagian dari langkah nyata Pemkab Mesuji dibawah kepemimpinan Bupati Hj. Elfianah dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, target peningkatan kualitas layanan pendidikan yang bermutu dan penguatan manajemen sekolah yang baik di Bumi Ragab Begawe Caram bisa tercapai.
Penguatan dimulai, Sebab mutu pendidikan lahir dari manajemen sekolah yang rapi dan layanan yang terukur. Kuatkan dulu barisan terdepan, yaitu para Kepala Sekolah dan Guru,” harap Fittrya Sari.
Kusmadi, Koordinator Pengawas Daerah (Korwasda) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mesuji mengapresiasi format pertemuan tersebut.
“Diskusi langsung seperti ini lebih efektif. Kami bisa mendapat penjelasan rinci soal aturan terbaru untuk segera dilaksanakan di sekolah. Sekaligus bisa tanya jawab jika ada hal yang belum jelas, terutama terkait peningkatan mutu layanan pendidikan dan penguatan manajemen sekolah,” ungkap Kusmadi. (Mihsan)


