
Lampungjaya.news, Way Kanan – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Baradatu Cabang Bandar Lampung menggelar Orientasi Pengurus Periode 2026–2027 yang dirangkaikan dengan penanaman pohon dan aksi korve (kerja bakti) di kawasan wisata Curup Gangsa, Senin (16/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut pasca pelantikan kepengurusan yang telah dilaksanakan pada 7 Februari 2026 lalu. Mengusung tema “Sinergitas Pengurus HMI Komisariat Baradatu dalam Merawat Tradisi Intelektual dan Spiritualitas Perjuangan”, orientasi ini menjadi momentum awal memperkuat soliditas internal organisasi.
Tema tersebut dipilih sebagai penegasan bahwa kepengurusan baru tidak hanya dituntut aktif secara struktural, tetapi juga mampu menjaga tradisi intelektual yang menjadi ciri khas HMI, sekaligus memperkokoh nilai-nilai spiritual dalam setiap gerak perjuangan.
Kegiatan ini menghadirkan Anggota KPU Kabupaten Way Kanan, Ibnu Muslim, yang juga alumni HMI, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, Ibnu menekankan pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) setiap unsur kepengurusan, mulai dari Ketua Umum, Sekretaris, Bendahara hingga masing-masing bidang.
Menurutnya, sinergitas organisasi hanya dapat terwujud apabila setiap pengurus memahami peran strategisnya dan menjalankannya secara maksimal dan bertanggung jawab.
“Tradisi intelektual harus terus dirawat melalui diskusi, kajian, dan budaya membaca. Sementara spiritualitas perjuangan menjadi ruh agar setiap langkah organisasi tetap berada dalam koridor nilai keislaman dan kebangsaan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi bukan sekadar simbol, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui program kerja yang nyata dan berdampak bagi kader maupun masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Komisariat Baradatu, Nia Apriyani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa orientasi ini menjadi fondasi awal dalam membangun kepengurusan yang solid, progresif, dan berkarakter.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penanaman bibit pohon serta aksi bersih-bersih di kawasan Curup Gangsa. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen kader HMI terhadap pelestarian lingkungan sekaligus bentuk pengabdian sosial di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Komisariat (MPK-PK) yang memberikan arahan dan penguatan kelembagaan kepada pengurus baru. Kehadiran MPK-PK menjadi bentuk dukungan agar roda organisasi berjalan sesuai konstitusi dan nilai dasar perjuangan HMI.
Melalui kegiatan ini, HMI Komisariat Baradatu Cabang Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga marwah organisasi sebagai ruang kaderisasi yang mengintegrasikan intelektualitas, spiritualitas, dan aksi nyata di tengah masyarakat. (LJ)


