Lampungjaya.news, Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan kelembagaan dan sinergi lintas sektor hingga tingkat kampung dan kelurahan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dan Kampung/Kelurahan se-Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 di Aula Institut Al-Hikmah Kampung Pisang Baru, Kecamatan Bumi Agung, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan itu dihadiri langsung Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, serta sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Satpol PP, Plt Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para camat, hingga Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kampung/kelurahan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan Bunda PAUD untuk wilayah Kecamatan Way Tuba, Bumi Agung, Buay Bahuga, dan Bahuga.
Dalam sambutannya, Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa penguatan peran Bunda PAUD merupakan langkah strategis dalam mendukung berbagai program prioritas nasional di bidang pendidikan dan perlindungan anak.
Menurutnya, peran aktif Bunda PAUD sangat penting dalam mendukung implementasi program Wajib Belajar 13 Tahun, khususnya satu tahun pendidikan pra-SD, sekaligus mendorong penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI), pencegahan stunting, sekolah ramah anak, hingga transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.
“Bunda PAUD memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun generasi emas yang unggul dan berkualitas. Dengan sinergi yang kuat dari tingkat kabupaten hingga kampung dan kelurahan, kita dapat menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan merata,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
“Tidak boleh ada lagi anak-anak yang langsung masuk SD tanpa melalui pendidikan PAUD minimal satu tahun. Ini penting untuk membentuk kesiapan mental, karakter, dan kemampuan dasar anak,” tegasnya.
Selain itu, Ayu mendorong seluruh Bunda PAUD Kecamatan dan Kampung/Kelurahan segera membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD sesuai Panduan Peran Bunda PAUD Tahun 2025. Pokja tersebut nantinya diharapkan menjadi wadah koordinasi, pembinaan, pengawasan, serta penguatan layanan PAUD berkualitas di masing-masing wilayah.
Dalam kesempatan itu, Ayu juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital melalui Pusat Informasi dan Jejaring (PIJAR) Bunda PAUD sebagai sarana berbagi informasi, dokumentasi kegiatan, hingga praktik baik antar daerah.
“Melalui PIJAR Bunda PAUD, berbagai inovasi dan praktik baik dapat saling terhubung dan menjadi inspirasi bagi daerah lain. Ini bagian dari penguatan tata kelola layanan PAUD yang modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari aparatur kecamatan dan kampung, pengawas sekolah, organisasi profesi pendidikan, hingga mitra PAUD seperti HIMPAUDI, IGTKI, IGRA, dan PP-PAUD terus bersinergi mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Way Kanan.
Menurutnya, keberhasilan layanan PAUD tidak hanya berdampak pada kualitas pendidikan, tetapi juga berkontribusi terhadap penurunan angka stunting, pemenuhan hak anak, serta pembentukan karakter generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Kita ingin anak-anak Way Kanan tumbuh sehat, bahagia, mendapatkan rasa aman dan nyaman di lingkungan pendidikan, serta memiliki fondasi karakter yang kuat sejak usia dini. Karena dari pendidikan usia dini inilah masa depan daerah dan bangsa dibentuk,” tutupnya.
Kegiatan pembinaan dan pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam memperkuat tata kelola PAUD yang berkualitas dan merata menuju terwujudnya generasi Indonesia Emas 2045. (smsi_LJ)
