
Lampungjaya.news, Krui – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap kampung halaman terasa kental dalam acara Halal Bihalal dan Silaturahmi Persaudaraan Masyarakat Pesisir Barat Krui Lampung (PMPBKL) yang digelar di Aula GSG Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, Minggu (19/04/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan masyarakat perantauan dengan pemerintah daerah.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn., didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Arfi Julizar, S.Km., M.M., serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Antoni Wijaya, S.IP. Kehadiran jajaran pemerintah ini menegaskan komitmen untuk terus menjalin komunikasi dengan masyarakat Pesisir Barat di luar daerah.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Pembina PMPBKL Prof. Dr. Hendri Yosodiningrat, S.H., M.H., Ketua Umum PMPBKL Dr. H. Hermansyah Dulaimi, S.H., M.H., serta perwakilan organisasi masyarakat Lampung lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menyampaikan apresiasi atas soliditas masyarakat Pesisir Barat di perantauan yang dinilai tetap menjaga identitas dan kepedulian terhadap daerah asal. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah fokus pada efisiensi anggaran dengan tetap mengedepankan inovasi agar roda pembangunan tidak terhambat.
Beberapa program prioritas turut dipaparkan, di antaranya optimalisasi layanan rumah sakit di Pesisir Barat serta pembangunan rumah nelayan di wilayah Pesisir Tengah dan Bangkunat. Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Lebih lanjut, Irawan mengajak seluruh masyarakat Pesisir Barat, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.
“Sekecil apa pun kontribusi yang diberikan akan menjadi langkah besar bagi Kabupaten Pesisir Barat. Membangun daerah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama sebagai putra-putri daerah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ikatan emosional dengan tanah kelahiran, meskipun telah meraih kesuksesan di tempat lain. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi demi kemajuan Pesisir Barat ke depan. (Ipung)


