Lampungjaya.news, Cirebon – Program Pascasarjana Universitas Ma’arif Lampung (UMALA) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui transformasi digital. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar kegiatan benchmarking dan kuliah umum bertajuk “Transformasi Pembelajaran Online Berbasis Digital pada Program Pascasarjana” di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Senin (6/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengembangan kualitas akademik Pascasarjana UMALA, sekaligus memperluas jejaring kerja sama antarinstitusi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital. Selain memperkuat kapasitas pendidik, agenda tersebut juga diarahkan untuk mengembangkan tata kelola pembelajaran berbasis teknologi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Direktur Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Ilman Nafi’an, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi akademik antara kedua perguruan tinggi. Menurutnya, transformasi digital dalam pendidikan tinggi merupakan sebuah keniscayaan yang harus direspons melalui peningkatan kompetensi dosen, inovasi pembelajaran, serta penguatan sinergi antarlembaga.
“Kolaborasi seperti ini menjadi ruang penting untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam membangun sistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana Universitas Ma’arif Lampung, Prof. Dr. H. Subandi, M.M., menegaskan bahwa kegiatan benchmarking merupakan salah satu langkah strategis UMALA dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan pascasarjana.
Ia menjelaskan, melalui kunjungan akademik tersebut, UMALA ingin mempelajari berbagai inovasi yang telah diterapkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, khususnya dalam pengembangan sistem pembelajaran berbasis digital, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang akademik.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum yang menghadirkan Dr. Rina Mida Hayati, M.Pd. dan Dr. Moh. Ali, M.Pd.I. sebagai narasumber, dengan dimoderatori Dr. Hj. Mumun Munawaroh, M.Si.
Dalam pemaparannya, kedua narasumber mengulas berbagai strategi transformasi pembelajaran digital di tingkat pascasarjana. Materi yang disampaikan meliputi pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar, penguatan literasi digital bagi dosen dan mahasiswa, pengembangan model pembelajaran inovatif, hingga tantangan serta peluang yang dihadapi perguruan tinggi di era transformasi digital.
Suasana kuliah umum berlangsung dinamis melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan dosen, ketua program studi, serta mahasiswa Pascasarjana dari kedua institusi. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai gagasan dan pengalaman yang dibagikan terkait implementasi pembelajaran daring di lingkungan masing-masing.
Tidak hanya mengikuti kuliah umum, peserta juga melaksanakan benchmarking melalui pertukaran informasi mengenai tata kelola program pascasarjana, sistem pembelajaran online, layanan akademik, penjaminan mutu, hingga pengembangan sumber daya manusia. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk saling bertukar pengalaman, membahas tantangan yang dihadapi, sekaligus merumuskan peluang kerja sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
Pelaksanaan kegiatan ini dilandasi oleh semakin pesatnya perkembangan teknologi digital yang menuntut perguruan tinggi untuk terus berinovasi. Transformasi pendidikan tidak lagi sebatas pemanfaatan teknologi, tetapi juga mencakup pembaruan strategi pembelajaran, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penguatan sistem akademik, serta pembangunan budaya akademik yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu.
Melalui kegiatan benchmarking dan kuliah umum ini, Pascasarjana Universitas Ma’arif Lampung berharap dapat mengadopsi berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Selain memperkuat jejaring kemitraan, hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang berdampak pada peningkatan kualitas lulusan serta mendukung terwujudnya ekosistem pendidikan tinggi Indonesia yang modern, inklusif, dan berbasis digital. (LJ)
