Lampungjaya.news | Menggala – Pemerintah Kampung (Pemdes) Tri Mukti Jaya menunjukkan kepeduliannya terhadap warga penyandang disabilitas dan lansia melalui penyaluran bantuan sosial berupa kursi roda dan alat bantu dengar.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Aula Islamic Center Menggala, Tulang Bawang, pada 3 Desember 2025. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Tulang Bawang, Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H.
Tim Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) bersama warga Kampung Tri Mukti Jaya turut mengikuti kegiatan penyerahan bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) tersebut.
Dalam kegiatan itu, dua warga Kampung Tri Mukti Jaya masing-masing menerima bantuan berupa satu unit kursi roda dan satu alat bantu dengar.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu penerima dalam menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kualitas kehidupan mereka.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan perhatian dan dukungan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas dan warga lanjut usia.
Sejumlah pejabat dan pihak terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Tahan Isnaeni selaku PIC Penyaluran Bantuan Kemensos RI, Restu Irham selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulang Bawang, serta Ida Seprida Hariyanto selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tulang Bawang.
Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memastikan bantuan sosial dapat diterima oleh warga yang membutuhkan.
Melalui bantuan tersebut, Pemdes Tri Mukti Jaya berharap para penerima dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk hidup secara mandiri.
“Semoga bantuan ini membawa manfaat besar dan semakin menghadirkan Tulang Bawang yang peduli, inklusif, dan berdaya.”
Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap penyandang disabilitas dan lansia bukan hanya persoalan bantuan sosial, tetapi juga bagian dari upaya membangun lingkungan masyarakat yang peduli, inklusif, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga. (**)
