Bara JP Way Kanan Kunjungi Polda Lampung Terkait Tambang Batubara Ilegal
Spread the love

Lampungjaya.news, Bandar Lampung – Rahmat Iparia Ketua Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) Kabupaten Way Kanan didampingi Sekertaris Bara JP Darlin Cek kunjungi Kapolda Lampung terkait Tambang Ilegal Batubara yang ada di Kabupaten Way Kanan. Kamis, (13/10/2023).

Kedatangan BARA JP Way Kanan Ke Polda Lampung ini terkait dengan adanya keluhan masyarakat atas maraknya aktivitas Tambang Ilegang Batu Bara yang ada di Kabupaten Way Kanan.

Ketua Bara JP Rahmat Iparia dengan didampingi Sekretaris Darlin Cek diterima langsung diruangan Kasubdit 4 Tipiter Polda Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Bara JP Darlin Cek menyampaikan, apa yang menjadi tuntutan masyarakat Way Kanan adanya Tambang Batu Bara Ilegal di Way Kanan.

“Kami kesini ingin mengkonfirmasi terkait penggerebekan Tambang Batu Bara Ilegal beberapa waktu lalu, apakah kasus ini masih dalam pengembangan dan sudah sejauh mana proses hukum yang dilakukan oleh Polda Lampung, “ungkap darlin cek.

Mengenai penangkapan Tambang Ilegal Batubara yang ada di Kabupaten Way Kanan beberapa waktu lalu oleh Polda lampung, Kapolda Lampung melalui Kanit Titipiter Polda Lampung AKP Saragih menjelaskan, bahwa dari hasil penyelikan polda lampung akan ada tersangka dalam kasus tambang batu bara ilegal di Kabupaten Way Kanan.

“Polda Lampung telah melakukan penyelidikan atas penangkapan tambang batubara ilegal beberapa waktu lalu di Kabupatem Way Kanan.

Dalam penyelidikan tersebut, kita akan menetapkan beberapa tersangka dalam waktu dekat ini, “jelasnya.

Ditambahkan ketua Bara JP Rahmat Iparia menyampaikan, ucapan terima kasih kepada kapolda lampung dan jajaran kasubdit 4 tipiter polda lampung yang telah merespon cepat atas laporan masyarakat.

“Dan tak lupa juga kami ucapkan kembali terimakasih atas waktu dan jamuan kepada kami Bara JP Kabupaten Way Kanan.

Dengan adanya pertemuan Bara JP Way Kanan dan Polda Lampung melalui kasubdit 4 tipiter, semoga dapat menjadi mitra yang berkelanjutan untuk menegakan rasa keadilan bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Way Kanan, “Tutup Rahmat. (smsi_wk)