Paripurna DPRD, Pemda Sampaikan LKPJ Kepala daerah 2018
Spread the love

Lampungjaya. Net, Way kanan – Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung- Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2018 di Ruang Rapat Utama DPRD Way Kanan.

RKPD 2018 memberikan arahan pada kita untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dengan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, mempercepat konektifitas menyediakan sarana dan prasarana wilayah perbaikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengembangan unggulan daerah serta kondisi lingkungan aman.

“Dari proses pembangunan tersebut telah terjadi peubahan-perubahan kearah yang positif baik dibidang pemerintahan, infrastrukur, SDM, perekonomian dan juga keamanan lingkungan,” terang Raden Adipati Surya dalam LKPJ tahun anggaran 2018, di ruang rapat utama DPRD Way Kanan, Senin (15/4/2019).

Adipati, melanjutkan Berikut ini kami sampaikan pencapaian makro penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Way Kanan tahun 2018 sebagai berikut.

Penduduk Kabupaten Way Kanan tahun 2018 diperkirakan meningkat menjadi 446.113 jiwa atau 0,95% bertambah 4.191 jiwa dari tahun 2017 sebesar 441.922 Jiwa, sedangkan IPM diperkirakan meningkat dari 65,97% tahun 2017 menjadi 66,40% tahun 2018.

“Selanjutnya untuk angka harapan hidup dari 68,74% pada tahun 2017 dan diperkirakan menjadi 68,90% tahun 2018, untuk harapan lama sekolah dari 12,32% tahun 2017 diperkirakan naik menjadi 12,61% tahun 2018,” terangnya.

Adipati, menambahkan Untuk rata-rata lama sekolah tahun 2017 sebesar 7,34% dan di tahun 2018 diperkirakan naik menjadi 7,4%, untuk penduduk miskin menurun dari 14,06% tahun 2017 menjadi 13,52% ditahun 2018.

“Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi terjadi fluktuasi, tetapi tetap tumbuh diatas 5%, dan diperkirakan tahun 2018 tumbuh 5,17 %, dengan laju inflasi 2018 diperkirakan 3,0% dan yang terakhir. Produk domestik regional bruto atas dasar harga berlaku dari Rp.12.106.783,350.000, tahun 2017 diperkirakan naik diatas Rp. 13.000.000.000.000,00 di tahun 2018. Sedangkan untuk mendorong pencapaian program-program prioritas daerah yang sepenuhnya tidak terjangkau oleh anggaran kita, kita berupaya meningkatkan sinergitas pembiayaan baik dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten,” terangnya.(BRO)