Adipati,"Kecelakaan lalu lintas tak pernah mengenal jenis kelamin, strata sosial, ekonomi, bahkan hukum dan politik.

Lampungjaya.net, Way Kanan – kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor kelalaian manusia atau human error memiliki kontribusi paling tinggi yakni mencapai antara 80-90 persen, dibandingkan ketidaklaikan sarana kendaraan yang berkisar antara 5-10 persen, dan Kecelakaan lalu lintas tak pernah mengenal jenis kelamin, strata sosial, ekonomi, bahkan hukum dan politik. Siapa pun bisa menjadi pelaku dan korban kecelakaan.

Demikian ditegaskan oleh Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, saat membuka kegiatan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Bagi Siswa-siswi SMA dan SMK se-Kabupaten Way Kanan, bertempat SMU N 1 Baradatu, Jum’at (22/11).

Kegiatan yang laksanakan pada hari ini, tambah Adipati, tentunya bertujuan untuk mendorong para siswa agar menjadi pelopor, dalam artinya santun di jalan raya, menggunakan peralatan keselamatan dalam berkendara dan membantu menyampaikan kepada masyarakat luas ntuk berlalu lintas dengan baik.

“Selain dampak positif dari perkembangan teknologi transportasi, masyarakat juga dihadapkan pada dampak negatif dalam interaksi sosial, dimana teknologi masa kini rawan dengan kecelakaan berlalu lintas, hal ini disebabkan oleh faktor masyarakat yang lalai dan tidak memenuhi peraturan berlalu lintas,” kata Adipati.

Dalam kesempatan itu, Adipati juga menghimbau kepada para pelajar di Way Kanan untuk dapat meningkatkan keselamatan dalam berkendara serta kepedulian terhadap pengguna jalan lain dengan mematuhi rambu-rambi lalulintas.
“Mudah-mudahan dengan diselenggarakan kegiatan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Bagi Siswa-siswi SMA dan SMK se-Kabupaten Way Kanan ini dapat menekan angka terjadinya kecelakaan lalu lintas dikalangan pelajar,” tegasnya.(red)